Stockholm, 25 Desember 2001

Bismillaahirrahmaanirrahiim.
Assalamu'alaikum wr wbr.

SEKULARIS MEGA BETUL-BETUL DIKURUNG
Ahmad Sudirman
XaarJet Stockholm - SWEDIA.

 

SEKULARIS GUS DUR BENAR-BENAR SUSAH DIATUR, SEKULARIS MEGA BETUL-BETUL MUDAH DIKURUNG

Jelas, bukan rahasia lagi, sekularis Mega, sebelum menjadi presiden negara sekular, memang kata-katanya keluar melalui suara kedua. Berbeda dengan sekularis Gus Dur yang memang susah diatur dan berbicara seenak perutnya.

Coba kita perhatikan, apa yang katanya keluar dari mulut sekularis Mega, sebenarnya merupakan hasil rekaman dan penafsiran suara kedua dari para menterinya yang saling berusaha untuk bermunculan kepermukaan.

Lihat dan perhatikan suara-suara kedua hasil penafsiran Menkeh Yusril Ihza Mahendra mengenai kata-kata sekularis Mega tentang abolisi kepada bekas diktator militer Soeharto.

Adakah kata-kata yang murni keluar dari mulut sekularis Mega mengenai abolisi kepada bekas diktator militer Soeharto secara resmi dihadapan rakyat negara sekular pancasila sampai detik ini?. Jawabannya, tidak ada.

Justru yang ada adalah suara-suara kedua yang keluar dari mulut-mulut kedua, seperti dari mulut Menko Polkam Susilo Bambang Yudhoyono dan dari mulut Menkeh Yusril Ihza Mahendra.

Tentu saja, dan bisa jadi, sekularis Mega berbicara dan memberikan perintah sebagai presiden negara sekular pancasila apabila dalam sidang kabinet atau dalam pertemuan-pertemuan tertutup dengan para anggota kabinetnya.

Hanya saja untuk suara keluar dari ruangan pertemuan kabinetnya disalurkan secara tidak langsung oleh para menterinya, seperti Susilo Bambang Yudhoyono dan Yusril Ihza Mahendra.

Nah, memang sekularis Mega mudah diatur dan dikurung oleh Susilo Bambang Yudhoyono dan Yusril Ihza Mahendra.

Berlawanan dengan sekularis Gus Dur yang telah menggebuk sampai babak belur Yusril Ihza Mahendra dan Susilo Bambang Yudhoyono yang telah menjadi menterinya.

Bagi yang ada minat untuk menanggapi silahkan tujukan atau cc kan kepada ahmad@dataphone.se agar supaya sampai kepada saya dan bagi yang ada waktu untuk membaca tulisan-tulisan saya yang telah lalu yang menyinggung tentang Khilafah Islam dan Undang Undang Madinah silahkan lihat di kumpulan artikel di HP http://www.dataphone.se/~ahmad

Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan dan hanya kepada Allah kita memohon petunjuk, amin *.*

Wassalam.

Ahmad Sudirman

http://www.dataphone.se/~ahmad
ahmad@dataphone.se